7 Channel Youtube Favoritku


Youtube sudah sangat akrab dengan kehidupan sebagian besar pengguna media sosial. Data dari We Are Social mencatat ada sekitar 88% dari pengguna media sosial di Indonesia yang mengakses youtube. Aku menjadi salah satunya. Hampir setiap hari mengunjungi youtube.

Terlebih kondisi pandemi saat ini. Kita jadi lebih banyak di rumah. Kalau para artis satu persatu makin banyak yang membuat channel youtube, aku masih mencukupkan diri menikmati video-video youtube saja. Setidaknya ada 5 channel youtube yang sering aku tonton. Aku bagi disini barangkali ada pembaca yang terinspirasi.

7 Cara Aku Untuk Bahagia

 

dok. pribadi

 

Bicara tentang bahagia, tentu banyak sekali hal yang bisa membuat kita bahagia. Dalam kesempatan ini aku mau berbagi 7 hal diantara banyak hal yang membuatku senang bukan kepalang.

Pertama, jalan bareng suami. Hingga usia pernikahan menuju 9 tahun, aku masih saja antusias setiap kali suamiku mengajak keluar. Nggak jauh sebenarnya. Hanya ke kedai beli gas. Ke mini market terdekat buat beli alat cukur. Berkunjung ke rumah seseorang dan semacamnya.

BTS ARMY Bikin Kapitalis Untung Besar

 

https://lifestyle.kompas.com/

Menurut WHO, masa remaja terjadi dalam rentang usia 12-24 tahun. Sementara, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, arti remaja merupakan penduduk yang berusia 10-19 tahun. (https://www.sehatq.com/01/04/2021)


Selain itu remaja adalah mereka yang mengalami perubahan fisik menuju kematangan secara seksual. Secara pemikiran, remaja juga meningkat. Mereka sudah mampu memikirkan dan merencanakan masa depannya serta memiliki semangat mengejar prestasi. 

HSG Ternyata Tidak Akurat

  

https://hellosehat.com/

Pasca operasi karena mengalami kehamilan di luar rahim pertama kali pada April tahun 2013 lalu, aku tidak mendapatkan keterangan yang memuaskan mengenai sebab terjadinya kasus itu padaku. Saat aku bertanya, “Itu kenapa ya dok?”

Dokter hanya menjawab, “Iya bisa”. Sudah begitu saja.

Peran Ibu Mengakhiri Penjajahan (Resensi Buku)



Judul              : Geopolitik Ibu, Menanamkan Cita-Cita Jihad Pada  Generasi

Penulis          : Fika Komara & Tim Institut Muslimah Negarawan

Penerbit         : ImuNe Press

Tahunterbit   : 2020

Ketebalan      : 244 hal

ISBN              : 978-602-74287-7-5

Sekitar minggu pertama bulan Ramadhan saya sudah menyelesaikan buku ini.  Namun menulis reviewnya masih terabaikan karena urusan lainnya. Hingga akhirnya aksi terorisme zionis yahudi penjajah terhadap pemuda Palestina di Mesjid al Aqsa terjadi.

Top 6 Daftar Buku Belum Dibaca


https://www.herworld.co.id/


Membaca buku merupakan kebutuhan bagi manusia. Buku adalah makanan otak. Memenuhi kebutuhan otak berarti menyehatkan otak. Berarti pula menjadi upaya meningkatkan kualitas diri seseorang.

Sedikit orang di masa kini dan di negeri ini, yang menyadari kebutuhan akan membaca buku. Beruntung aku menjadi yang sedikit itu. Meski pun aku bukan termasuk yang terbaik dari mereka. Jumlah buku yang bisa ku selesaikan masih jauh lebih sedikit daripada yang seharusnya.

Tapi ya lumayanlah. Setidaknya kedekatan dengan buku sudah ada. Kedepannya semoga ku bisa memperbaiki kualitas dan kuantitas dalam membaca buku. By the way, ada sekitar 6 buah buku yang ke depannya berencana akan ku selesaikan. Targetnya sih tahun ini selesai. Semoga bisa deh. Aamiin.

Berikut daftar buku bacaanku ke depan:

Ramadhan 1442 H Berkesan, Kronologi Kabar Kehamilan Ektopik, Operasi Hingga Pemulihan


Penampakan hari ke 2 pasca operasi


Ramadhan-ku tahun ini punya cerita berbeda. Tak seperti bulan Ramadhan lalu dimana aku bisa puasa full kecuali datang bulan. Bulan Ramadhan ini puasaku tak sampai seminggu, hanya 6 hari.

Pada hari ke tujuh Ramadhan, tepatnya saat aku salat Ashar rakaat ke tiga, tiba – tiba perutku terasa mulas. Mirip gejala datang bulan. Ada sensasi basah juga di pakaian dalam. Sempat ku berpikir haid datang. Meski bukan tanggalnya, karena sudah telat sekitar 15 hari.