PPKM Darurat Bikin Rakyat Melarat?

 

Sudah bisa ditebak, pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat oleh pemerintah menuai kontroversi. Tepatnya kegaduhan. Misalnya kejadian di daerah Jalan Gatot, Kecamatan Medan Petisah, Medan. Seorang pemilik warung kopi mendadak bersikap galak. Ia menyiram petugas PPKM Darurat dengan air karena dipaksa menutup warungnya. 

Ia menolak melakukannya sebab kebutuhan keluarganya bergantung pada beroperasinya warung itu. “Mereka datang dengan 3 truk kayak teroris mau menutup warungku, anak aku ada 5, sekolah, bagi raport pakai uang, semua pakai uang, kalau warung ditutup anak istriku cemana?,” ucapnya. (waspada.co.id/16/07/2021)

Sharing Ilmu Bareng Komunitas Tim Hijrah Akbar Medan

 


Beberapa waktu lalu aku mendapat kesempatan berbagi ilmu secara online dengan Komunitas Remaja Tim Hijrah Akbar Medan. Pihak mereka menghubungi dan memintaku membahas judul “Sudah Tahu Pacaran Dosa Kenapa Dilakukan?”

Remaja peduli Islam memang mengagumkan. Meski beberapa tahun belakangan aura gerakan hijrah cukup kental, namun tetap lebih banyak jumlah remaja lalai daripada melek perbaikan. Jadi bermunculannya komunitas remaja islami seperti THA ini patut diapresiasi.

Jaga Kewarasan Di Masa Pandemi

Kondisi pandemi memang bukan kondisi normal. Segalanya berubah. Sebelumnya kita bebas kemana-mana. Kini serba dibatasi. Apalagi akhir-akhir ini covid-19 makin tak terkendali, ruang gerak kita pun makin dipersempit. Banyak juga yang akhirnya kehilangan pekerjaan akibat pandemi. Belum lagi di dunia pendidikan. Para emak yang menghadapi belajar online anak-anaknya merasakan pusing tujuh keliling.

Kalau akhirnya banyak yang merasa tertekan di masa pandemi ya bisalah dimaklumi. Tapi bukan berarti harus mengekspresikan rasa bosan dan tertekan dengan prilaku yang buruk dong. Kalau tertekan dengan keadaan lalu menjadikan narkoba sebagai pelarian, ya ini nggak bener.

Caraku Tetap Sehat Di Masa Pandemi

 

Pemerintah Kota Medan akhirnya resmi memberlakukan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat mulai tanggal 12 hingga 20 Juli mendatang. Orang luar Kota Medan dilarang masuk ke Medan. Wilayah perbatasan dijaga.

Gubernur bilang hal ini untuk mencegah penularan virus corona varian delta yang dianggap penularannya lebih mudah. Namun teknis di lapangan seperti apa untuk menjamin hal itu benar-benar terlaksana dengan maksimal, gubernur pun belum bisa menjelaskan. Cukup kecewa ya, sebab akan ada larangan solat idul adha baik di mesjid maupun di lapangan.

Waspada Covid-19 Makin Gawat, Ini Info Pentingnya

 

https://insight.kontan.co.id/

Akhir-akhir ini pemberitaan tentang covid-19 semakin tak mengenakkan ya. Lonjakan kasus covid-19 meningkat cukup mengkhawatirkan. Puluhan ribu kasus baru perharinya. Ratusan pasien isolasi mandiri covid-19 telah meninggal dunia.

Kemarin-kemarin angka positif covid-19 memang bertambah. Tapi terasa cukup jauh dari sekitarku. Melihatnya dari kabar di media saja. Namun makin hari covid-19 terasa makin dekat. Satu persatu kenalanku terkena covid-19. Dari yang mengalami gejala ringan, kritis hingga ada yang meninggal dunia.

Cinta Dan Prinsip

 

Umar bin Khattab dan Abu Lahab memiliki persamaan. Mereka sama-sama pernah mencintai dan membenci Muhammad Rasulullah saw. Perbedaannya juga ada, yakni beda waktunya.

Umar bin Khattab awalnya benci pada Muhammad saw. Saat itu Umar masih kafir. Kebenciannya pada Muhammad saw teramat sangat. Sampai-sampai ia pernah berniat membunuh sang nabi. Namun setelah masuk Islam Umar berubah drastis. Ia amat sangat mencintai Rasulullah saw lebih dari dirinya sendiri. Umar patuh pada Allah swt dan RasulNya. Rela mati demi membela Rasulullah saw.